2 Wanita yang Bunuh Diri Melompat dari Apartemen Gateway Kakak Beradik
Redaksi - 24 Juli 2017 - 42 Pembaca

BANDUNG - Polisi akhirnya berhasil mengidentifikasi identitas dua orang perempuan yang tewas bunuh diri di Apartemen Gateway, Jalan Ahmadyani, Kota Bandung, Senin (24/7/2017) sore.


Keduanya diketahui adalah kakak beradik. Sang kakak berinisial EP (34) dan adiknya, ESP (28). Keduanya diduga kuat mengalami depresi berkepanjangan.


"Menurut keterangan kakaknya Rionald Parubak (keluarga kedua korban) keduanya mengalami gangguan psikis selama 8 tahun," kata Kepala Polsek Cibeunying Kidul, Kompol Anton Purwantoro di lokasi kejadian, Senin malam.


Lebih lanjut Anton menambahkan, kedua korban bunuh diri dengan cara melompat dari kamar nomor 1 lantai 5A tempat mereka tinggal. "Mereka menghuni dari bulan Juni 2015. Keduanya asli Makassar," ungkapnya. Depresi yang dialami kedua korban juga diketahui oleh salah satu saksi mata bernama Imas (44).


Menurut dia, kedua korban pernah datang ke laundri miliknya di lantai dasar Apartemen Gateway dengan sikap yang ganjil. "Empat hari ke belakang yang kakaknya datang ke sini curhat macam-macam. Memang kelihatan kayak orang lagi depresi," katanya.


Jasad kedua korban saat ini dibawa ke RS Polri Sartika Asih untuk dilakukan visum.


Seperti diberitakan sebelumnya, Dua orang perempuan tewas setelah melompat dari apartemen Gateway di Jalan Ahmadyani, Kota Bandung, Senin (24/7/2017) sore.


Hingga saat ini belum diketahui identitas kedua jasad tersebut karena polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara.


Reza Setiawan, salah satu juru parkir di Apartemen Gateway mengatakan, aksi yang diduga sebagai bunuh diri ini berlangsung sekitar pukul 17.30 WIB. "Kalau tidak salah tadi lompat dari lantai 7," ujar Reza kepada Kompas.com di tempat kejadian, Senin sore.


Reza menjelaskan, kedua orang perempuan tersebut melompat dalam waktu berbeda meski jedanya tidak terlalu lama. "Setelah yang pertama lompat, sekitar lima menit kemudian yang satu lagi lompat," ungkapnya.


Sebelum melompat dari balkon apartemen, lanjut Reza, kedua korban sempat diminta untuk mengurungkan niatnya oleh orang-orang di lapangan parkiran bawah, termasuk beberapa petugas sekuriti. "Sudah diperingatkan jangan loncat, eh malah loncat," tandasnya.


Beri Komentar



Masukkan 6 kode diatas)